Konjen Zhang Min Melakukan Kunjungan Kerja ke Provinsi Kepulauan Riau
2022-06-27 22:00

Dari tanggal 21-23 Juni, Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan, Zhang Min, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Riau. Beliau mengunjungi Gubernur Kepri, Ansar Ahmad; Ketua Pembina Marga Huang Indonesia, Djohan Nurdin; Dewan Pembina Marga Huang Batam; Citarso; Ketua Umum Yayasan Prajna Harmonis merangkap Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Tiongkok Kepri, Kasino dan tokoh masyarakat Tionghoa lainnya. Selain itu, beliau juga meninjau PT. Bintan Alumina Indonesia dan PT. Bintan Inti Industrial Estate.

Saat bertemu dengan Gubernur Kepri, Konjen Zhang menyatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, di bawah kepemimpinan strategis kedua kepala negara, kemitraan strategis komprehensif Tiongkok-Indonesia terus diperdalam dan kerja sama lokal antara kedua belah pihak terus diperkuat. Pada Januari 2021, Tiongkok dan Indonesia menandatangani nota kesepahaman untuk proyek "Dua Negara Taman Ganda", dan mengidentifikasi Zona Investasi Yuanhong yang terletak di Fuqing, kota Fuzhou, Provinsi Fujian sebagai kawasan kerjasama wilayah Tiongkok, kemudian Kawasan Industri Bintan di Provinsi Kepri, Kawasan Industri Batang dan Kawasan Industri Aviarna di Jawa Tengah sebagai kawasan kerjasama wilayah Indonesia, dimana Kawasan Industri Bintan sebagai kawasan utama, dan ini menyediakan banyak ruang pengembangan bagi kerjasama antara Provinsi Fujian dan Provinsi Kepri.Provinsi Fujian berharap dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menjalin hubungan bersaudara dengan Provinsi Kepri untuk memperluas pertukaran dan kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan, ilmu pengetahuan dan pendidikan, budaya dan olahraga, kelautan, pariwisata, dan bidang lainnya. Gubernur Ansar menyatakan bahwa dia secara pribadi menyambut dan mendukung usulan Provinsi Fujian untuk membentuk hubungan bersaudara, dan berharap untuk lebih memperkuat kerja sama bilateral di bidang infrastruktur, pertanian, perikanan, pengembangan sumber daya, pariwisata budaya dan kesehatan. Beliau juga akan segera membentuk kelompok kerja untuk berdiskusi dengan pihak Tiongkok tentang hal-hal yang terkait dengan pembentukan hubungan bersaudara dan menentukan arah kerja sama utama kedua belah pihak, serta menandatangani surat pernyataan minat dalam membangun hubungan bersaudara (sister province) setelah mendapat persetujuan dari departemen terkait pemerintah Indonesia. Konjen Zhang berharap kedua pihak segera menandatangani surat pernyataan minat terkait hubungan bersaudara antara kedua provinsi, dan Konsulat Jenderal Tiongkok akan terus memberikan bantuan dalam hal ini.

Konjen Zhang sepenuhnya mengapresiasi kontribusi komunitas Tionghoa di Kepri dalam pembangunan ekonomi dan sosial lokal serta perannya sebagai jembatan dalam mendorong pertukaran dan kerja sama antara Kepri dan Tiongkok. Penanggung jawab komunitas Tionghoa menyatakan bahwa mereka akan terus memberikan perhatian dan mendukung perkembangan negara asal leluhur, dan akan terus berupaya memperkuat pertukaran persahabatan antara kedua belah pihak, selain itu juga mempromosikan pendidikan bahasa Mandarin dan mewarisi budaya Tionghoa.

Pada saat meninjau PT. Bintan Alumina Indonesia, Konjen Zhang menekankan kepada Ketua Kamar Dagang Tiongkok cabang Kepri, Li Guangjin, dan penanggung jawab proyek Bindan Alumina tentang: pertama,setiap penanggung jawab perusahaan harus menggabungkan pembangunan bersama "Satu Sabuk Satu Jalur" dengan struktur pembanguan baru Tiongkok serta rencana pembangunan jangka menengah dan panjang nasional Indonesia, selain itu, mendorong pengembangan kualitas tinggi dari proyek kerjasama pragmatis antara keduanya; kedua, harus mengoordinasikan hubungan antara pencegahan dan pengendalian pandemi dengan kembalinya kegiatan bekerja dan produksi, menerapkan langkah-langkah pencegahan pandemi yang dinormalisasi, memberikan perhatian khusus pada kesehatan mental karyawan perusahaan, memperkuat perawatan dan konseling psikologis, segera memecahkan masalah menonjol yang dilaporkan oleh karyawan; ketiga, harus mengoordinasikan hubungan antara keselamatan dan pengembangan, terus menerapkan sistem produksi keselamatan, mengkonsolidasikan tanggung jawab setiap bagian, secara aktif menyelidiki potensi risiko, secara ketat mematuhi undang-undang dan peraturan setempat, memelihara hubungan baik dengan pemerintah daerah dan masyarakat, dan menunjukkan kekuatan perusahaan Tiongkok dengan citra yang baik.

Konjen Zhang mendengarkan penjelasan singkat manajer umum PT. Bintan Inti Industrial Estate, Aditya Laksamana tentang kawasan industri, terutama proyek "Dua Negara Taman Ganda", dan beliau juga berharap semakin banyak perusahaan Tiongkok yang tertarik dan berinvestasi di PT. Bintan Inti Industrial Estate.